ALHAMDULILLAH, Saya dan istri bisa menunaikan ibadah haji sekarang ini. Delapan hari di Madinah telah kami lalui dengan penuh kekhusyukan dan mendapatkan pelayanan yang baik dari hotel yang disiapkan penyelenggara haji.
Sekarang sudah hari ke-7 di Mekkah, semakin hari semakin berat buat jamaah untuk melakukan ibadah di Masjidil Haram karena pondokan yang jauh dari Masjidil Haram +/- 8 km. Terutama buat jamaah yang pulang ba’da Isya, jumlah bis yang siap mengangkut tidak sebanding dengan jumlah jamaah yang mengantri berjubel di terminal.
Bagi yang punya kocek lebih bisa menggunakan taksi walau tetap nyasar mencari pondokannya. Untuk kelas menengah bisa pilih angkot dengan resiko diturunkan di tengah jalan. Bagi yang nggak mau keluar kocek tetap menunggu bis yang nggak tahu kapan datangnya, bisa-bisa jam 11 malam baru sampai pondokan.
Subhanallah, tingkat emosi jamaah sudah banyak yang nggak terkontrol lagi karena sudah letìh dengan serangkaian ibadah di Masjidil Haram. Nggak kebayang mendekati puncak haji nanti, jumlah jamaah berjubel, tapi transportasi nggak dibenahi. Wallahu alam apa yang terjadi. Semoga mendapatkan perhatian dari pihak berwenang. Amin.
Yusran, Kloter 15 Serang (www.kompasiana.com)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang